Buku ini membahas tentang; Persamaan diferensial, persamaan parametrik dan koordinat Polar, Barisan dan deret takterhingga, Vektor dan geometri ruang, fungsi vektor, turunan persial, integral lipat, kalkulus vektor, serta persamaan diferensial orde dua.
Bahan Pustaka ini mencakup : 1. Limit 2. Turunan 3. Aplikasi Turunan 4. Integral Tentu 5. Penerapan Integral 6. Fungsi transenden
Buku ini terdiri dari delapan bagian besar, yang membahas tentang; Sistem bilangan real dan fungsi, Limit dan kekontinuan fungsi, kekontinuan fungsi, turunan, diferensial dan hampiran taylor, penggunaan turunan, integral dan fungsi transenden, teknik pengintegralan dan integral tak wajar, penggunaan integral dan hampiran integral tentu, barisan dan deret bilangan real.
Pembahasan dalam buku ini cukup singkat dan sederhana serta mudah untuk dipahami, dimana buku ini menawarkan teori yang singkat dan praktis serta soal-soal latihan yang disertai jawaban, yang didalam pembahasannya terdapat empat bab, yang membahas tentang; Kalkulus diferensial, kalkulus integral, soal-soal diferensial dan integral, serta jawaban soal-soal diferensial dan integral.
Buku ini memuat tentang: BAB 1 Pendahuluan BAB 2 Turunan prsial dan penerapannya BAB 3 Integral lipat dua dan tiga BAB 4 KAlkulus medan vektor BAB 5 Deret tank hingga BAB 6 Fungsi Gamma dan fungsi beta
Buku ini membahas tentang; Bentuk tak tentu dan integral takwajar, deret takterhingga, metode numerik, hampiran, irisan kerucut dan koordinat kutub, geometri pada bidang, vektor, geometri dalam ruang, vektor, turunan dalam ruang berdimensi, integral dalam ruang berdimensi, kalkulus vektor, serta persamaan diferensial.
Pokok pembahasan buku ini adalah pembuktian validitas argumen yang digolongkan sebagai kumpulan proposisi-proposisi yang dirangkai menjadi statement-statement secara sestematis disusun berupa argumen yang terdiri dari premis-premis dan kesimpulan. Bahan dasar logika adalah proposisi-proposisi, karena itulah disebut proposisional (propositional Logic).
Pembahasan pada buku ini dimulai dengan kuantor, yakni kuantor universal dan kuantor eksistensial serta semesta pemikiran (universe of discourse) yang melengkapinya dan dilanjutkan dengan pembuktian validitas melalui ekspresi logika predikat yang dibentuk dari argumen memakai metode derivasi.